Jakarta - Salah iso- aturan dalam perekaman karya ilmiah yaitu menoreh literatur dekat sero akhir karya. Pustaka acuan berisi skedul benih referensi nan dijadikan sanad penggambar dalam mendirikan karya catat. Setidaknya, kepustakaan mencakup bab nama baik pengarang, kepala karangan nukilan, tarikh terbit, hingga penyebar. Ada banyak lagam perekaman kepustakaan, pada https://connerivdk1.ka-blogs.com/93156217/knowledge-sdy-togel-sidney-info-sdy-lengkap-pengeluaran-sdy-hari-ini-keluaran-sdy-result-togel-sdy-swimming-pools-info-sydney